<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sripada Nectar &#187; Kehidupan dan asal mula jagat raya</title>
	<atom:link href="http://www.sripadanectar.com/tag/kehidupan-dan-asal-mula-jagat-raya/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sripadanectar.com</link>
	<description>All About Srila Sripada (DR. T.D. Singh, Ph.D)</description>
	<lastBuildDate>Thu, 05 Jan 2012 03:18:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Bertanya: mencari tahu tentang sesuatu!</title>
		<link>http://www.sripadanectar.com/bertanya-mencari-tahu-tentang-sesuatu.html</link>
		<comments>http://www.sripadanectar.com/bertanya-mencari-tahu-tentang-sesuatu.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 15:46:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sripada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Scientific Article]]></category>
		<category><![CDATA[Vedanta and Science]]></category>
		<category><![CDATA[arti kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[filosofi kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan dan asal mula jagat raya]]></category>
		<category><![CDATA[kehidupan dan evolusi spiritual]]></category>
		<category><![CDATA[makna dan tujuan kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[mengapa saya menderita]]></category>
		<category><![CDATA[pertanyaan paling penting]]></category>
		<category><![CDATA[pertanyaan terpenting manusia]]></category>
		<category><![CDATA[rasa ingin tahu manusia]]></category>
		<category><![CDATA[siapakah saya apa tujuan saya]]></category>
		<category><![CDATA[tentang kebenaran mutlak]]></category>
		<category><![CDATA[VEdanta dan Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sripadanectar.com/?p=368</guid>
		<description><![CDATA[Adalah Keunikan Bentuk Kehidupan Manusia. Pertanyaan apakah yang terpenting? Oleh TD Singh, Ph.D Pertanyaan, jijnasa, merupakan sifat-dasar kehidupan. Setiap orang bertanya tentang suatu hal atau hal lain. Selama hidupnya, seseorang mengalami berbagai fase seperti usia tua, penyakit dan banyak macam penderitaan. Oleh karena itu, kita ingin menemukan solusi masalah-masalah diatas. Setiap karya riset ilmiah merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Adalah Keunikan Bentuk Kehidupan Manusia. Pertanyaan apakah yang terpenting?</strong></p>
<p>Oleh TD Singh, Ph.D  <img class="alignleft size-medium wp-image-369" title="lotus nice" src="http://www.sripadanectar.com/wp-content/uploads/2009/11/lotus-nice-300x198.jpg" alt="lotus nice" width="300" height="198" />Pertanyaan,<em> jijnasa,</em> merupakan sifat-dasar kehidupan. Setiap orang bertanya tentang suatu hal atau hal lain. Selama hidupnya, seseorang mengalami berbagai fase seperti usia tua, penyakit dan banyak macam penderitaan. Oleh karena itu, kita ingin menemukan solusi masalah-masalah diatas. Setiap karya riset ilmiah merupakan sejenis (usaha untuk) bertanya. Srila Prabhupäda mengatakan bahwa <strong><em>Jikalau seseorang belum naik ke posisi ”mengajukan pertanyaan tentang penderitaan yang dialaminya,” maka dia belum dianggap sebagai seorang manusia sempurna</em></strong>. Kemanusiaan dimulai ketika jenis pertanyaan ini muncul dalam pikirannya. Oleh karena itu, <strong>Pertanyaan</strong> membentuk proses yang paling penting untuk memperoleh pengetahuan. Kita ingin mengetahui hal-hal yang berada di luar apa yang dapat kita lihat secara biasa. Kita telah menemukan mikroskop elektron, teleskop, dan sebagainya&#8211;untuk memuaskan rasa penasaran kita. Namun semua ini belumlah cukup. Indera-indera kita dan perpanjangan indera-indera kita (seperti mikroskop, teleskop, dan lain-lain –ed) masih sangat terbatas.  <span id="more-368"></span> <strong><em>Dapatkah seekor burung bertanya tentang kehidupannya? Makhluk-makhluk hidup biasa yang innocent seperti burung dan hewan hanya bertanya tentang kebutuhan-kebutuhan badannya</em></strong>. Mereka bertanya, ”di manakah ada air?, di manakah ada makanan?, di manakah ada tempat berteduh?”, dan seterusnya. Namun mereka tidak memiliki kemampuan untuk bertanya tentang makna dan tujuan kehidupan yang lebih mendalam. Tetapi dalam bentuk kehidupan manusia, orang diberkati dengan kemampuan unik untuk bertanya di luar kebutuhan-kebutuhan badan ini. Inilah kualifikasi khusus dan khas bentuk kehidupan manusia. Ketika seorang anak mulai berkembang, dia bertanya kepada orang tuanya tentang banyak hal yang ada di sekitarnya, seperti ‘Apa ini?’, ‘Apa itu?’, dan sebagainya. Dengan cara seperti ini, anak itu mengumpulkan pengetahuan dari orang tuanya. Oleh karena kecerdasan yang sadar sudah berkembang sepenuhnya, umat manusia dapat mengajukan berbagai tingkat pertanyaan termasuk pertanyaan-pertanyaan yang lebih mendalam tentang kehidupan. <strong><span style="text-decoration: underline;">Pertanyaan yang paling penting dalam kehidupan manusia pastilah untuk mengetahui Kebenaran Mutlak, <em>jivasya tattvajijnäsä.</em></span></strong> <strong><span style="text-decoration: underline;"> </span></strong> <em>Srimadbhagavatam</em> (1.2.10) menyatakan:</p>
<p align="center"><em>kämasya nendriyaprétirläbho jéveta yävatä</em></p>
<p align="center"><em>jivasya tattvajijnäsä närtho yaç ceha karmabhih</em></p>
<p align="center"><em> </em></p>
<p><strong>Terjemahan:</strong> “Keinginan-keinginan hidup hendaknya tidak pernah diarahkan kepada kepuasan indera-indera. Seseorang sebaiknya hanya menginginkan kehidupan yang sehat, atau hanya untuk memelihara badan, karena Kehidupan Manusia adalah dimaksudkan untuk bertanya tentang Kebenaran Mutlak. Seharusnya tidak ada hal lain yang menjadi tujuan pekerjaan seseorang.”  <strong>Kemampuan untuk bertanya tentang kebenaran tertinggi membuat kehidupan manusia berbeda secara khas dengan semua bentuk kehidupan yang lain. <em>Newton bertanya mengapa buah apel jatuh ke bawah. Sebagai jawaban atas pertanyaan ini, dia menemukan hukum grafitasi<sup>26</sup></em></strong><em>,</em> <em> </em></p>
<p align="center"><strong>F = G m<sub>1</sub>m<sub>2</sub>/d<sup>2</sup></strong></p>
<p><em> </em> <strong><em>di mana F adalah gaya tarik-menarik antara dua benda yang memiliki massa m<sub>1</sub> dan m<sub>2</sub>, d adalah jarak antara kedua benda dan G adalah konstanta grafitasi.</em></strong> <em> </em> Demikianlah Vedanta menekankan bahwa mata pelajaran utama dari bentuk kehidupan manusia adalah untuk bertanya tentang sains Kebenaran Mutlak, Tuhan.  <em>Katha Upanisad</em> (1.3.14) dengan tekanan kata yang sangat kuat dan seksama memberikan panggilan keras kepada seluruh umat manusia dalam ayat berikut:  <em>uttiñöha jägratä präpta-varän nibodhata</em> <em>kñurasya dhärä niçitä duratyayä</em> <em>durgaà pathas tat kavayo vadanti</em> <strong>Terjemahan: </strong>Bangkitlah! Bangunlah! berusahalah untuk mengerti anugerah yang kini engkau telah dapatkan dalam bentuk kehidupan manusia. Jalan keinsyafan rohani adalah sangat sulit; ia tajam bagaikan pinggiran pisau silet, sulit untuk ditempuh dan susah untuk diseberangi, begitu dikatakan oleh orang-orang suci yang terpelajar.  <strong>Vincent Dethier, seorang ahli biologi dan psikolog terkenal dari Amerika<em>, juga menyatakan, “Salah satu sifat khas yang membedakan manusia dengan binatang-binatang yang lain adalah kebutuhan pengetahuan untuk kepentingannya sendiri. Banyak binatang merasa ingin tahu, namun bagi mereka keingintahuan merupakan suatu segi penyesuaian diri. Manusia memiliki rasa lapar untuk mengetahui. Dan semua orang tanpa kecuali, karena telah dianugerahi dengan kemampuan untuk mengetahui, dia memiliki kewajiban untuk mengetahui.</em></strong>”<sup>27</sup> Dengan cara yang serupa, <strong>Ayn Rand, seorang penulis dan filosof termasyur dari Russia</strong> menyimpulkan dalam karya besarnya <em>Atlas Shrugged</em>: <strong><em>“Manusia tidak akan dapat bertahan hidup kecuali memperoleh pengetahuan, dan berpikir logis adalah cara mereka satu-satunya untuk mendapatkannya. … Pikiran manusia adalah perkakas dasarnya untuk bertahan hidup. … Untuk bertahan hidup, dia harus bertindak, dan sebelum bertindak, dia harus mengetahui hakikat serta tujuan dari tindakannya. … Untuk bertahan hidup, dia harus berpikir.”</em></strong><sup>28</sup> ‘Siapakah saya?’, ‘apakah Kebenaran Mutlak Yang Paling Utama?’, ‘apakah asal mula kehidupan itu?’, ‘apakah kehidupan itu?’, ‘Bagaimanakah nasib sang <em>jiva</em> manusia ketika badannya telah mati?’ merupakan beberapa pertanyaan dasar yang dapat diajukan oleh umat manusia. Jadi, sutra pertama <em>Vedänta-sütra</em> mengarahkan manusia yang banyak berpikir untuk bertanya tentang kebenaran yang paling mendasar.  Finf more di  ”seri Vedanta dan Sains 1: Kehidupan dan Asal mula Jagat Raya”  Rp 35. 000  Dan  ”Kehidupan dan Evolusi Spiritual”  Rp. 25.000</p>
<img src="http://www.sripadanectar.com/?ak_action=api_record_view&id=368&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sripadanectar.com/bertanya-mencari-tahu-tentang-sesuatu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>VEDANTA and SCIENCE: Kehidupan dan Asal Mula Jagat Raya</title>
		<link>http://www.sripadanectar.com/vedanta-and-science-kehidupan-dan-asal-mula-jagat-raya.html</link>
		<comments>http://www.sripadanectar.com/vedanta-and-science-kehidupan-dan-asal-mula-jagat-raya.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 10:54:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Sripada</dc:creator>
				<category><![CDATA[Book And Publications]]></category>
		<category><![CDATA[alam semesta]]></category>
		<category><![CDATA[apa itu kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[asal mula jagat raya]]></category>
		<category><![CDATA[Bhaktisvarupa Damodara Swami]]></category>
		<category><![CDATA[Bhaktisvarupa Damodara Swami Bali]]></category>
		<category><![CDATA[Bhaktisvarupa Damodara Swami Book]]></category>
		<category><![CDATA[Bhaktivedanta Institute Books]]></category>
		<category><![CDATA[Bhaktivedanta Institute Publication]]></category>
		<category><![CDATA[Big Bang]]></category>
		<category><![CDATA[Big Vision]]></category>
		<category><![CDATA[Buku TD Singh]]></category>
		<category><![CDATA[Conversation with Prabhupada]]></category>
		<category><![CDATA[DR TD Singh]]></category>
		<category><![CDATA[Evolusi Kesadaran]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan dan asal mula jagat raya]]></category>
		<category><![CDATA[Last Visit Bhaktisvarupada Damodara]]></category>
		<category><![CDATA[Lecture]]></category>
		<category><![CDATA[makna kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[meaning of life]]></category>
		<category><![CDATA[morning walk]]></category>
		<category><![CDATA[Nectarian Srila Sripada]]></category>
		<category><![CDATA[origin of universe]]></category>
		<category><![CDATA[purpose of life]]></category>
		<category><![CDATA[Sripada Lecture]]></category>
		<category><![CDATA[study of life]]></category>
		<category><![CDATA[Svarupa Damodara Srila Prabhupada]]></category>
		<category><![CDATA[TD Singh and Prabhupada]]></category>
		<category><![CDATA[tujuan kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Vedanta and Science]]></category>
		<category><![CDATA[VEdanta dan Sains]]></category>
		<category><![CDATA[VEdanta sutra]]></category>
		<category><![CDATA[what is life?]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sripadanectar.com/?p=232</guid>
		<description><![CDATA[VEDANTA AND SCIENCE SERIES: LIFE AND ORIGIN OF THE UNIVERSE by Dr. T. D. Singh (His Holiness Bhaktisvarupa Damodara Swami) pp. 84, Softbound Rp. 50.000 (Yang English) Rp. 38.000 (Yang Bahasa Indonesia) ISBN: 81-901369-3-3 Vedanta merupakan kesimpulan atau kata akhir Literatur (Kitab-kitab) Veda. Vedanta- Sutra tersusun atas ayat-ayat pendek yang disebut dengan sutra. Setiap sutra [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>VEDANTA AND SCIENCE SERIES: LIFE AND ORIGIN OF THE UNIVERSE</strong></p>
<p style="text-align: center;">
<div id="attachment_233" class="wp-caption alignleft" style="width: 110px"><img class="size-full wp-image-233" title="life-and-origin" src="http://www.sripadanectar.com/wp-content/uploads/2009/10/life-and-origin1.jpg" alt="Vedanta dan Sains No.1: Kehidupan dan Asal Mula Jagat Raya" width="100" height="155" /><p class="wp-caption-text">Vedanta dan Sains No.1: Kehidupan dan Asal Mula Jagat Raya</p></div>
<p>by Dr. T. D. Singh (His Holiness Bhaktisvarupa Damodara Swami)</p>
<p>pp. 84, Softbound</p>
<p>Rp. 50.000 (Yang English)</p>
<p>Rp. 38.000 (Yang Bahasa Indonesia)</p>
<p>ISBN: 81-901369-3-3</p>
<p>Vedanta merupakan kesimpulan atau kata akhir Literatur (Kitab-kitab) Veda. Vedanta- Sutra tersusun atas ayat-ayat pendek yang disebut dengan <em>sutra</em>. Setiap sutra memiliki kedalaman arti dan makna, maka itu orang biasa tidak mudah mengerti dengan membacanya begitu saja. <em>sutra </em>ibarat suatu rumus atau formula yang terdiri atas huruf atau kata yang singkat, harus diberi penjelasan agar orang umum bisa mengertinya. Maka itu sejak dahulu kala Para Acharya agung menyusun berbagai ulasan Vedanta Sutra secara panjang lebar. seperti yang dilakukan oleh Madhvacarya, Ramanuja Acharya, dan lain-lainnya. Kini di dunia modern ini, telah hadir seorang pengulas Vedanta Sutra, Sri Srimad Bhaktisvarupa Damodara Swami (TD Singh, Ph.D) seorang rohaniawan Hindu yang juga jebolan University Of California, USA.  <span id="more-232"></span><!--more-->Beliau Menyajikan dua sutra pertama VEdanta sutra dalam buku ini, tentunya disertai dengan ulasan, kali ini ulasan yang tidak seperti sebelumnya, melainkan Ulasan dari kacamata Ilmiah (Scientific Commentary). Walaupun TD Singh seorang DOktor, namun penyajiannya dalam buku ini sangat mudah dimengerti, penjelasannya sangat mengalir. bahasanya sederhana. penuh dengan kejutan dan membuka cakrawala.</p>
<p>So &#8230;. Dont Miss it. !</p>
<p>Karena di dalamnya Dibahas:</p>
<p>Ketidaksempurnaan Big Bang Theory, Big Vision: alternatif Vedanta. Asal-usul Jagat-raya. Apakah Jagat raya ini tertutup atau terbuka? Apakah alam-semesta itu cuma satu atau banyak? apakah penciptaan alam semesta itu cuma sekali? atau bersiklus? Apakah setelah kiamat tidak ada penciptaan lagi? dan tentunya Pembahasan tentang Jagat raya ini di dahului dengan uraian-uraian yang mendasar seperti What is Life? apa makna dan tujuah kehidupan itu? Banyak Lagi!</p>
<p><strong>VEDANTA AND SCIENCE SERIES: LIFE AND ORIGIN OF THE UNIVERSE</strong></p>
<p>Since the dawn of civilization, all philosophical, scientific, religious and even artistic works, in principle, have centered around the study of life, its meaning and the origin of the universe. What is life? What is the origin of the universe? Is there any meaning and purpose behind the manifestation of life and the universe? What is the unseen couse behind the manifestation of the percaivable universe? These questions have puzzled all the great thinkers around the world over the ages. Vedanta, the topmost scientific and philosophical treatise of  Indian spiritual and cultural heritage has a lot to contribute in this area and could provide a vital laep in expanding our knowledge of life and the origin of the universe. In this unique book, His Holiness Bhaktisvarupa Damodara Svami (Dr. T. D. Singh) investigates life and the secrets of the origin of the universe and depicts the relevance of vedantic wisdom in the context of modern scientific and tecnological developments.</p>
<img src="http://www.sripadanectar.com/?ak_action=api_record_view&id=232&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sripadanectar.com/vedanta-and-science-kehidupan-dan-asal-mula-jagat-raya.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

