Lanjutan dari bag 1
By Prema Vilasini DD
Ajaran-ajaran atau nasehat GM yang diingat:
- GM menyuruh seluruh penyembah Banyuwangi untuk menghafalkan semua sloka Bab 16 dari Bhagavad-Gita.
- GM meminta penyembah Banyuwangi untuk tidak ikut berpolitik.
- Tetap mempertahankan adat-istiadat/ budaya Hindu Bali, seperti persembahan berupa banten gebogan diperbolehkan dan berpakaian adat Bali, kecuali Brahmacari yang menetap di Ashram/ para pujari.
- Selalu menjaga kebersihan.
- Saat prasad, diutamakan para mataji dan anak-anak.
- Harus rajin belajar.
- Jika memungkinkan/bisa kita diminta oleh GM untuk bercocok tanam, karena nantinya akan terjadi krisis global dan semua harga akan naik serta suatu ketika air nantinya akan sangat sulit dicari.
- GM mengingatkan kita tentang pentingnya vairagya-ketidakterikatan.
- Dalam keadaan suka maupun duka, kita harus tetap memuji nama suci Krishna dengan rasa cinta kasih dan tanpa rasa putus asa.
- GM menyuruh saya untuk menjadi seorang brahmacari yang kuat, melayani arca di Banyuwangi dengan sebaik-baiknya, dan jangan menikah di Banyuwangi tetapi beliau berharap saya dapat menjadi brahmacari terus. (sumber: khusus bagi arjuna putra dasa).
Cerita terkait (oleh arjuna putra dasa): “Saat saya berada di Radha Kunda dan saat di Manipuri (tahun 2007), ada yang menawarkan saya untuk tinggal menetap disana, tetapi saya merasa takut, merasa saya belum berkualifikasi untuk tinggal disana, disaat itu saya selalu teringat akan janji saya pada GM untuk melayani terus di Radha Damodara ashram Banyuwangi. Saya yakin GM akan melindungi dan berkarunia kepada saya.
Kesan atau pengalaman tentang sifat beliau yang sangat berpengaruh bagi para penyembah Banyuwangi:
- GM selalu toleransi dan hormat pada tiap makhluk termasuk leluhur.
Cerita terkait (oleh Arjuna putra dasa): pada saat saya berkesempatan ke india (tahun 2007), di sana banyak orang yang membicarakan tentang keluguan, keramahtamahan, toleransi, dan keagungan beliau. Saat di Kalkuta, di kantor GM, ada penyembah dari singapura yang menceritakan tentang betapa toleransinya beliau, dan ada beberapa penyembah yang bercerita tentang GM sembari menangis terharu.
- GM sangat rendah hati dan menghormati semua mahluk tanpa membeda-bedakan latar belakangnya.
Cerita terkait (oleh kundalata devi dasi): saat upacara diksa ketiga, ketika orangtua saya (seorang muslim) hadir menyaksikan di ashram, GM menyuruh untuk mempersiapkan kursi dan memberikan garlan pada orangtua saya. Beliau berkata bahwa mereka adalah tamu saya dan mengajarkan kita untuk menghormati agama lain.
- GM tidak pernah membanggakan gelar akademisnya, tetapi selalu mengaitkan ilmu sains dengan sastra veda.
- GM tidak pernah marah, selalu riang dan sangat bersemangat.
- GM selalu menyemangati para penyembah dan murid-murid beliau khususnya.
- GM sangat peduli dan perhatian pada murid-murid beliau.
Cerita terkait (oleh kundalata devi dasi) : saat saya sakit dan harus di operasi, GM menyempatkan diri untuk datang menjenguk langsung dan memberikan garlan yang beliau kenakan saat itu kepada saya. Sungguh karunia yang sangat luar biasa bagi saya.
- Keramahtamahan beliau.
- Sikap dedikasi dan loyalitas beliau.
- Bijaksana.
- Disiplin.
Mimpi-mimpi atau keajaiban yang berkaitan dengan GM:
- Sumber : kundalata devi dasi
- Saat pertama kali GM datang ke Banyuwangi dan berkunjung ke rumah kami (rumah prabhu arunambhara), beliau berkata di saat memberikan pelajaran bahwa beliau bisa hadir di Banyuwangi saat itu dikarenakan doa yang benar-benar kuat dan tulus dari seorang ibu yang ada di rumah ini.
- Setelah diksa I diadakan di Banyuwangi, saat beliau berada di rumah kami (rumah prabhu arunambhara), dimana saat itu beliau akan ke kamar mandi, beliau melihat ke dinding diatas pintu kamar mandi kami (dimana disitu terdapat hiasan patung janger Bali yang berjumlah 8 orang), ada seorang murid beliau dari amerika berkata “maharaj, jumlah penarinya ada 8 orang” dan GM berkata “1 orang sudah turun”.
Karena saya tidak mengerti saya hanya diam bengong saja, GM melirik kearah saya sambil tersenyum kemudian berkata kepada murid amerika tersebut sembari menunjuk kearah saya “dia tidak mengerti”.
Kemudian setelah kejadian tersebut, saya bermimpi dimana saya berada di suatu taman yang sangat indah. Di taman tersebut saya melihat ada 9 orang wanita cantik sedang menari dengan lincahnya. Kemudian ada suara yang berkata “lihatlah wanita yang kedua dari kiri yang mengenakan pakaian berwarna merah fanta”. Wanita yang dimaksud itu kemudian maju dan menari dengan indahnya. Setelah mendapat mimpi tersebut, saya tetap tidak mengerti apa arti mimpi tersebut.
Akhirnya saat kunjungan maharaj berikutnya, saya darshan kepada beliau sekaligus memceritakan mimpi saya tersebut. GM tersenyum, hingga pada saat kunjungan beliau berikutnya beliau membawakan saya kain khas Manipuri berwarna merah fanta (persis seperti yang ada dalam mimpi saya), beliau berkata “gunakan kain ini sebagai alas/lapisan di tempat duduk saya,setiap kali saya datang kemari”.
- Sumber: arjuna putra dasa
Suatu ketika saya pernah bermimpi GM naik pesawat bersama Gurudev, beliau menjadi pilotnya. Saat itu beliau melewati saya, kemudian menurunkan pesawatnya, saya melihat betapa luasnya pesawat tersebut, kemudian beliau mengajak saya dan penyembah Banyuwangi untuk ikut masuk ke dalam pesawat tersebut.
- Sumber: priya darshan dasa
Saya pernah bermimpi saya mengikuti kirtan yang dipimpin oleh beliau. Bukan di ashram melainkan di tengah mobil truk yang sedang melaju.
Narasumber : Arunambhara Caitanya Dasa Arjuna Putra DasaKundalata Devi Dasi, Purna Avatara Dasa, Priya Darshan Dasa, Prema Vilasini Devi Dasi
Dandavat,
your servant
prema vilasini dd
Popularity: 61% [?]
Kenangan Beliau selalu tersimpan di hati para muridnya…
Simpan dan biarkan kenangan itu terus menari dengan riangnya di hati ini..
Kehadiran Anda telah membuat bagaikan suatu kukuatan baru bagi kami…
Ketika Anda hadir ditengah-tengah kami bagaikan sebuah obat dari sebuah kerinduan…
Kerinduan itu akan selalu ada, Jika anda berkenan kiranya anda hadir dalam setiap mimpi kami…
Hamba merasa disetiap kehadiran anda dalam tidur lelapku,
Selalu ada arti…
walau ku baru mengerti, setelah beberapa waktu…
Namun kini tak lagi Anda hadir menari dan menari dalam malamku,
Meski ku harus menangis di setiap malamku…
Hamba yakin, suatu saat nanti Anda pasti akan datang lagi
Akan selalu ku nanti saat itu…
Dandavat,
Your Servant
terima kasih mataji komentarnya… jika ada kenangan lagi tulis lagi ya..makasi. hb