Sripada Maharaj and a bird with a message from Vaikuntha

Posted on September 27 2009 by Sripada

Oleh

Dvibhuja Das

Pada tahun 2005 GM ‘mendadak’ datang ke Bali untuk melaksanakan sebuah tugas dan misi yang penting, yaitu mendirikan Bhaktivedanta Institute (BI) secara resmi di Indonesia. BI merupakan sebuah wadah untuk mengajarkan atau menyajikan Kesadarn Krishna atau Pengetahuan Spiritual Veda dan Vedanta secara ilmiah atau menggunakan terminology atau istilah-istilah ilmiah, dengan tujuan Kesadaran Krishna lebih mudah diterima dikalangan Akademisi, Ilmuwan dan Intelektual. Karena kalangan ini merupakan para pemimpin dalam masyarakat jadi merupak sesuatu yang penting untuk mengajarkan pengetahun spiritual dikalangan mereka. Karena menurut Bhagavad-gita apa yang dilakukan oleh orang besar akan diikuti oleh orang biasa.

Sebenarnya pengajaran ilmiah BI sudah ada sebelumnya di Indonesia, karena sejak kedatangan GM berbagai program Preachingnya, beliau sudah banyak mengadakan preaching atau menyajikan Kesadaran Krishna ini secara ilmiah baik dengan seminar atau acara lainnya. Tetapi untuk melaksanakan program ini lebih serius diperlukan sebuah organisasi yang absah di mata Hukum dan Negara, maka pada tahun ini GM datang ke Bali khusus untuk tujuan itu. Dari kejadian ini kita dapat merasakan bahwa betapa GM ingin murid-muridnya dan para penyembah lainnya untuk semakin serius dan bekerja keras melakukan usaha ini.

Setelah penyambutan yang meriah di Radha Rasesvara Ashram, akhirnya beliau menginap di Rumah pr. Ramvallbha untuk lebih konsentrasi merumuskan draft BI. GM mengundang beberapa penyembah senior dan beberapa murid lainnya terutama yang memiliki latar belakan akademik untuk datang mendiskusikan hal ini bersama-sama.

Saya masih ingat waktu itu, di ruang sannyasa, di Radha Rasesvara Ashram, ketika selesai acara penyambutan, ada beberapa penyembah darsan. Dan tentunya pembicaraan mengenai kerja yang akan dilaksanakan di rumah pr Ram. Pada waktu itu salah satu yang ada di sana yang saya ingat adalah Nityanada Ram pr, setelah “basa-basi” sebentar akhirnya GM mengatakan kepada Nitnyanda Ram pr, “Kamu datang ntar ya, ke rumah Ramavallabha, saya akan berikan banyak perintah padamu”. Akhirnya besoknya (atau malam itu juga) rumah Pr Ram. berubah menjadi temple-setidaknya selama lima hari berturut-turut- hawanya sangat lain, sungguh berbeda dari biasanya, sungguh-sungguh menjadi temple, begitu rohani dengan kehadiran seorang sadhu, sungguh beruntung Pr Ram beserta keluarga.

Akhirnya pada salah satu harinya, mungkin satu hari sebelum keberangkatan beliau ke India. Seperti hari-hari bisanya Pada waktu itu, Guru Maharaj (GM) dan para penyembah yang mengkonsep draft BI tersebut begadang sampai larut malam bahkan subuh. Saya tidak tahu persis karena saya tidur duluan di lantai satu sekitar jam 12 lebih dan saya mendengar GM bekerja bersama tim BI yang lain sampai jam empat pagi lebih.

Paginya setelah mandi saya langsung naik ke lantai atas dimana GM berada. Waktu itu saya berpikir GM masih istirahat karena baru jam empat pagi selesai bekerja dan kemungkinan besar baru jam setengah lima atau jam limaan beliau baru bisa tidur  oleh karena itu pukul 7 wajar saja GM masih istirahat, saya pikir begitu. Tetapi ternyata GM sudah bangun duluan daripada saya. Woww… ketika saya tiba di atas, setelah sujud, di depan altar saya bertanya kepada para penyembah GM dimana. Ohhh ternyata GM sedang dipijit oleh beberapa penyembah di ruang belakang lantai 2, di rumah Prabhu Ramavallabha.. Kalo tidak salah inget beberapa penyembah yang ada pada waktu itu adalah Pr. Vidhu, bapaknya Pr. Maharasika dan Adikarta prabhu-anak prabhu Ram.

Setelah sujud, saya ikut mijit GM bersama dengan penyembah-penyembah yang lain. Setelah beberapa waktu GM menceritakan pada waktu beliau selesai kerja lembur sepanjang malam dan baru selesai subuh, dan ketika beliau keluar kamar beliau mendengar burung yang menyanyikan suatu lagu, suatu lagu yang persis sama yang pernah beliau dengar sekitar sepuluh tahun yang lalu di Bombay, India, ketika beliau sedang menjalani operasi batu ginjal. Saya tidak begitu ingat waktu itu, apakah ada burungnya juga pada jam tujuh itu atau tidak. Tetapi yang pasti pas beliau selesai kerja itu ada suara burung menyanyikan suatu lagu, suatu lagu yang sama seperti apa yang pernah disampaikan oleh burung ketika beliau berada di rumah sakit Bombay. GM mengatakan burung itu mengatakan atau menyampaikan sebuah pesan rohani yang berbunyi, “Krishna adalah Pribadi Tuhan Yang Maha Esa.” Pada waktu GM menceritakan hal ini saya hanya manggut-mangut saja, saya begitu bodoh tidak  berani menjawab atau bertanya sesuatu, padahal mungkin kalo saya bertanya akan ada nectar lain yang akan keluar dari bibir-padma beliau. saat itu karena waktu sudah menunjukkan pukul tujuh, matahari sudah muncul di ufuk timur dan memang ada kebetulan beberapa burung yang sedang hinggap di dahan pohon di depan rumah Pr Ramvalaba (saya tidak begitu ingat pohon apa, mungkin pohon kamboja. Pohon ini karena tinggi dapat dilihat dengan mudah dari lantai dua, dimana GM dan kami berada). Pada waktu itu disamping karena bahasa ingris pas-pasan dan pikiran bodoh, jadi saya tidak begitu mengerti apa yang diceritakan oleh GM, saya sempat berpikir, apakah burung ‘biasa’ yang sedang rame itu yang dimaksud’ ah bukan karena jelas GM mengatakan, tadi pagi ketika selesai bekerja, ahh apa maksudnya, ah saya hanya manggut-manggut saja. Saya baru menyadari bahwa ini adalah cerita yang menarik dan luar biasa ketika GM mengulangi cerita pagi itu di Bedugul (GM dan para penyembah siang itu pergi ke bedugul piknik dan bhajan,) tiba-tiba disana beliau mengatakan hal yang sama:

“….When I came to Bali, in the morning I always heard a beautiful music from a little birds that always come near me and sing a beautiful song that reminds me the Vaikuntha planet. In another day when we working a whole night…we re left  after four o’clock in the morning, and when I come out from the door I saw a beautiful bird singing  little far and he was singing; “Swamiji….in the birds song but the song says in English that, “Krsna is The Supreme Personality of Godhead”. So, I heard the same song, the same music about 10 years ago when I had a little operation a removement of stone and I spend some days in Bombay. But in Bombay by next of my room there’s was a coconut tree, Bombay is also like Bali. And in that coconut tree, this little bird come every day, every day early in the morning I heard the same song, “Swamiji…Krsna is The Supreme Personality  of Godhead”. So what I heard the same song another day in Bali, o…this is a message…message, a bird from Vaikunta planet. Therefore, that Krsna Consciousness is the culture of Vaikuntha, people in Vaikunthaloka.”[1]

Besokmya lagi burung yang sama datang pas ngetik di rumah Pr Ram, waktu itu di ruang kerja PR Ramvallabha, Nityananda Ram Pr dan Trata Pr, sedang melayani GM ketik Draft BI Foundation. Pada waktu itu GM mengatakan kepada mereka berdua, “Kalian dengar suara burung itu, burung itulah yang saya ceritakan kemarin”. Wah ternyata saya baru menyadari ketika kami memijit GM itu ternyata benaran, wah saya baru terharu ternyata sempat mendengar cerita yang luar biasa, tadinya saya berpikir itu adalah cerita iseng-iseng GM, ahh dasar otak ini masih penuh dengan kotoran. Ternyata burung itu, burung yang diceritakan pertamkali pagi-pagi itu adalah burung yang membawa pesan dari Vaikuntha.

Setahun kemudian GM pulang ke Angkasa Vaikuntha, ke Planet Goloka Vrindavan. Itukah makna dari nyanyian burung itu, itukah pesan yang menandakan Radha dan Krishna akan segera memanggil pelayan kesayangannya, untuk segera pulang?


[1] Dikutip dari dari ceramah GM di bedugul, yang direkam dan ditrancribe oleh Nityananda Ram Pr.

Popularity: 30% [?]

2 Responses to “Sripada Maharaj and a bird with a message from Vaikuntha”

  1. Selma Brye says:

    This is a great summary, I located your weblog doing research aol for a similar subject matter and came to this. I couldnt get to much different information on this write-up, so it was nice to locate this one. I definitely will end up being back to look at some other posts that you have another time.

  2. Superb site, where did you come up with the information in this piece of content? Im pleased I found it though, ill be checking back soon to see what other articles you have.

Leave a Reply