SAATNYA bertanya tentang KEBENARAN MUTLAK

Posted on November 1 2009 by Sripada

Menguak misteri keistimewaan Kehidupan Manusia.

Oleh T.D. Singh, Ph.D

Founder of Vedanta and Science Educational Reasearch Foundation,

Kolkata and Sambalpur, India.

(Kita sudah sering mendengar bahwa kehidupan sebagai manusia adalah kehidupan yang paling istimewa dan paling sempurna. Apakah itu benar? Jika ya, dalam hal apa ? Bukankah kehidupan manusia dengan kehidupan makhluk lainnya sama saja? Sama-sama makan, berketurunan, tidur, membela diri dan kesamaan lainnya. Lalu jika memang benar kehidupan manusia itu istimewa atau sempurna, bagaimanakah itu? Simaklah jawabnnya pada ulasan ilmiah akan ajaran Vedanta berikut ini-ed)

Apa itu Vedanta?

life-and-originvedanta-sc-IIvbtVedanta1 dikatakan sebagai bentuk risalah ilmiah dan keagamaan yang paling tinggi  warisan peradaban dan spiritual India. Kata Vedanta adalah gabungan kata Sanskerta, dengan menggabungkan dua kata – Veda dan anta. Veda berarti pengetahuan dan anta berarti akhir. Dengan demikian, kata Vedanta berarti puncak pengetahuan atau pengetahuan kebenaran yang Tertinggi. Harus dicatat bahwa kata Vedanta tidak hanya merujuk kepada kitab  Vedänta-sütra melainkan juga seluruh kesusasteraan Veda yang menjelaskan kesimpulan-kesimpulan akhir Veda, terutama kitab-kitab sebagai berikut: Bhagavad-gitä, Srimadbhägavatam, Upanisad-upanisad, dan sebagainya. (Vedanta) Adalah sains spiritual yang merupakan dasar segala pengetahuan, sa brahma-vidyä sarva-vidyä pratisthä (Munduka Upanisad 1.1.1).

Dalam Vedanta tidak pernah terjadi pertentangan antara sains dan spiritualitas. Ini adalah hal yang unik dalam pemikiran India. Hal ini disebabkan karena kenyataan bahwa sains lebih banyak mempelajari alam material sedangkan Vedanta mempelajari baik alam material maupun alam spiritual. Alam spiritual mencakup studi yang lebih dalam terhadap realitas-realitas di luar alam material, yakni di luar atom dan molekul ’beyond atom and mollecules’. Jadi Vedanta menginsyafi keberadaan sang jiwa, ätman dan kesadaran, cetana, kualitas atau sifat dasar sang jiwa. Dengan kata lain, Vedanta menyediakan sebuah latar belakang yang lengkap dan terperinci untuk membuktikan bahwa terdapat sebuah dimensi realitas yang lain, termasuk realitas tentang keberadaan Tuhan, yang dapat dirasakan melalui indra-indra dan pikiran spiritual. Dengan demikian, seorang ilmuwan yang memiliki sedikit latar belakang dalam Vedanta tidak mempunyai kesulitan untuk melihat peranan yang berbeda yang sains dan spiritualitas sediakan dalam pencarian pengetahuan. Keduanya saling melengkapi satu sama lain. Saat ini, kebanyakan ilmuwan tidak membuka diri terhadap spiritualitas. Karenanya, penting sekali untuk memasukkan paradigma spiritualitas ke dalam studi ilmiah.

Sütra didefinisikan sebagai sebuah aforisme atau sandi atau rumus yang mengekspresikan esensi pengetahuan dengan jumlah kata minimum. Ia harus dapat diterapkan secara universal dan tanpa kesalahan dalam penyajian kebahasaan maupun filosofisnya. Vedänta-sütra (VS) terdiri dari aforisme-aforisme atau rumus-rumus yang mengungkapkan kesimpulan-kesimpulan pengetahuan kebenaran Veda dalam bentuk yang sangat padat. Vedäntasütra disusun oleh Srila Vyäsadeva2,

SUTRA PERTAMA Vedänta-sütra (VS. 1.1.1) berbunyyi sebagai berikut:

athato brahmä-jijnäsä

atha– sekarang ; atah– oleh karena itu ; Brahma– Brahman, Kebenaran Mutlak, Tuhan; jijnäsä– bertanya.

Terjemahan: “Oleh karena itu, sekarang, orang hendaknya bertanya tentang hakikat Brahman,Kebenaran Mutlak, atau Tuhan.”

Ulasan Ilmiah

Menurut ulasan ilmiah Veda, terdapat  jenis kehidupan (mikroorganisme, tumbuh-tumbuhan, tumbuhan atau binatang yang hidup di air, burung, reptil, hewan, manusia dan makhluk-makhluk sejenis manusia lainnya) yang digolongkan berdasarkan tingkat kemiripan keadaan atau tingkat kesadaran yang dimiliki oleh spesies-spesies yang berbeda. Menurut skala waktu kosmik evolusi kesadaran, suatu makhluk hidup memperoleh bentuk kehidupan manusia setelah melewati berjuta-juta jenis bentuk kehidupan.

Harus dicatat bahwa menurut Vedanta, biodiversitas atau keragaman hayati adalah suatu proses untuk mengakomodasi tingkat kesadaran dari setiap individu dan terdapat suatu Evolusi Kesadaran bertahap dari suatu bentuk yang memiliki tingkat kesadaran rendah ke bentuk yang memiliki tingkat kesadaran yang lebih tinggi sesuai dengan hukum-hukum karma (sebab dan akibat) yang halus. Lebih jauh Vedanta menjelaskan bahwa banyak bentuk kehidupan yang termanifestasi secara bersamaan. Dengan kata lain, variasi genetika sudah ada di dalam rencana-kosmik. Observasi Arber23 bahwa mutasi genetika bukan disebabkan oleh kesalahan atau kekeliruan, hal ini memperkuat konsep-konsep Vedanta. Menurut Vedanta, bentuk-bentuk hayati sudah ada didalam rencana-kosmik, dan oleh karena itu hal ini bertentangan dengan konsep Evolusi-Biologis Darwin. Bukanlah seleksi-alam dan mutasi secara acak atau tak disengaja yang akan menjadi penyebab dari keragaman hayati. Sang-diri (atau jiva) yang memiliki Kesadaran akan secara terus-menerus berpindah-pindah dari satu bentuk ke bentuk yang lain hingga partikel spiritual atau sang-diri yang memiliki kesadaran (cit-kana) tersebut mencapai bentuk (kehidupan) manusia.

Dalam bentuk kehidupan manusia, kesadaran (cetana), kecerdasan (buddhi), pikiran (manas), indera-indera (indriyas) telah berkembang sepenuhnya. Dengan demikian, umat manusia telah dilengkapi secara sempurna untuk mengajukan jijïäsa (pertanyaan) yang paling dalam, pertanyaan mengenai hal-hal spiritual. Pesan yang serupa menggema dalam pernyataan Albert Einstein yang menyatakan bahwa mengetahui rencana Tuhan adalah paling penting sedangkan yang lainnya adalah tidak begitu penting. Melalui pertanyaan, sambandha ini, hubungan antara sang diri dengan Tuhan akan dibangun dan pengetahuan spiritual yang suci tentang sang diri akan dapat dimengerti. Isa Upaniñad lebih jauh menyatakan, isäväsyamidam sarvam, segala sesuatu adalah milik Tuhan Yang Mahaesa. Oleh karena itu, segalanya harus dipergunakan, termasuk karya-karya para ilmuwan dan semua pemimpin dunia untuk melayani Tuhan Yang Mahaesa. Singkatnya, inilah pandangan Vedanta berhubungan dengan kewajiban utama dari umat manusia.

Kata, “…oleh karena itu, sekarang…..” mengandung arti yang sangat penting. Banyak sarjana yang terpelajar menjelaskan bahwa kedua kata tersebut menunjukkan bahwa sekarang engkau telah mendapatkan bentuk kehidupan manusia ini dan oleh karena itu engkau seharusnya bertanya tentang hakikat Brahman, Kebenaran Mutlak. Orang  bijaksana akan menemukan bahwa setelah merasakan yang dinamakan dengan kebahagiaan dan kemewahan material, dia, cepat atau lambat, akan mengerti bahwa dunia material adalah sebuah tempat penderitaan yang tiada akhir bukanlah tempat kebahagiaan dan kepuasan. Bahkan seorang yang paling kaya dan dokter yang paling ahli sekalipun tak akan dapat terlepas dari penyakit, usia tua serta kematian. Saat ini, setelah membuat begitu banyak kemajuan dalam bidang sains dan teknologi, kita mengalami sebuah dimensi bahaya besar yang baru dalam bentuk terorisme, perang nuklir, perang kuman penyakit, masalah kelangsungan hidup dipertaruhkan. Secara langsung maupun tidak langsung kebudayaan ilmiah materialistik kita adalah penyebab dari semua kecemasan yang besar ini. Dengan kesalahan mengguanakan kebebasan bertindak, banyak produk penemuan ilmiah kita juga telah menjadi penyebab kehancuran kita. Ini hanyalah gila-gilaan dan Vedanta menjelaskan bahwa sebab utama dari seluruh permasalahan yang berbahaya ini adalah kurangnya pengetahuan spiritual mengenai kehidupan dan pengetahuan tentang Kebenaran Mutlak Yang Paling Utama. Dengan demikian dalam bentuk kehidupan manusia, orang yang banyak berpikir harus dapat menginsyafi bahwa tidak ada hal yang lebih penting daripada mempelajari hakikat dari realitas tertinggi, Brahman, Tuhan. Jadi, sütra ini memiliki sebuah pesan yang sangat penting untuk disampaikan kepada komunitas ilmiah dunia.

Srila Baladeva Vidyäbhüsana menulis dalam ulasannya: “Kata ‘atha’ berarti saat ini juga; ‘ataù’ berarti oleh karena itu. Makna dari sütra ini adalah pertanyaan tentang Brahman harus diajukan sekarang juga. Saat ini juga merupakan tambahan dari kualifikasi berikut: Seseorang, yang telah mempelajari Veda sebagaimana mestinya, yang telah mengerti maknanya secara umum, yang telah melaksanakan kewajiban-kewajibannya dalam tingkatan hidup atau äsrama sebagaimana mestinya, yang jujur, yang pikirannya telah disucikan dengan perbuatan-perbuatan seperti itu, yang telah mendapatkan keberuntungan dengan bertemu dengan seseorang yang mengetahui kebenaran dia sebaiknya mulai bertanya tentang Brahman.25

Telah disebutkan sebelumnya bahwa menurut Vedanta seseorang mendapatkan bentuk kehidupan manusia setelah melewati  bentuk kehidupan. Kehidupan manusia adalah paling berharga dan tidak ada jaminan apakah orang akan mendapatkan kesempatan hidup sebagai manusia lagi atau tidak pada penjelmaannya selanjutnya. Inilah kesempatan satu-satunya di mana seseorang dapat keluar dari perputaran kelahiran dan kematian di dunia material dengan memotong sepenuhnya rantai karma. Ini dapat dilaksanakan melalui proses spiritual bhakti-yoga, sravanam (mendengar), kirtanam (memuji), smaranam (mendengar), dan sebagainya, tentang kemuliaan transcendental Tuhan Yang Mahaesa. Seseorang yang serius tidak akan mau menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Dengan alasan ini, Vedanta tidak menganjurkan tindakan-tindakan yang tidak alamiah seperti euthanasia (tindakan mematikan seseorang untuk meringankan penderitaan sekarat), pembunuhan dengan cinta-kasih ’mercy killing’ ataupun bantuan bunuh diri bahkan bagi orang yang menderita penyakit mematikan ataupun perpanjangan usia secara artifisial. Demikianlah, Vedanta juga memiliki banyak hal yang harus disampaikan mengenai etika-etika biomedis. Dengan demikian, kata, ‘oleh karena itu, sekarang’, mempunyai makna yang luas mengenai betapa pentingnya nilai kehidupan manusia.

Buku-buku tersebut dapat dipesan di India. http://www.binstitute.org

Telah tersedia di Indonesia buku-buku “Vedanta and Science series”

bagi yang berminat dapat sms ke Putu: 081805681672 atau wayan: 081237592245

(Tinggal Duduk manis di rumah Anda bisa mendapatkan bukue keren tersebut..ayo sms sekarang…persedian terbatas)

Popularity: 27% [?]

2 Responses to “SAATNYA bertanya tentang KEBENARAN MUTLAK”

  1. ALFREDO says:

    PillSpot.org. Canadian Health&Care.Special Internet Prices.No prescription online pharmacy.Pillspot.org. Herbal-supplements@buy.online” rel=”nofollow”>.…

    Categories: Stop SmokingAnxiety/Sleep Aid.Vitamins/Herbal Supplements.Antidepressants.Eye Care.Womens Health.Pain Relief.Antibiotics.Stomach.Mental HealthSkin Care.Blood Pressure/Heart.Mens Health.Antiviral.Antidiabetic.Weight Loss.Anti-allergic/A…

  2. KEN says:


    Pillspot.org. Canadian Health&Care.No prescription online pharmacy.Special Internet Prices.Best quality drugs. No prescription pills. Order drugs online

    Buy:Cialis Professional.Viagra.Viagra Super Active+.Tramadol.Cialis.Viagra Soft Tabs.Maxaman.Propecia.Viagra Professional.Zithromax.Levitra.Soma.Viagra Super Force.Super Active ED Pack.Cialis Soft Tabs.VPXL.Cialis Super Active+….

Leave a Reply