Beliau Mengerti Hati Kita: menerima pelayanan sekecil apa pun yang kita lakukan

Posted on September 14 2009 by Sripada

Diceritakan Oleh Anuradha Dasi

Kita sudah sering mendengar bahwa seorang Guru Kerohanian, seorang Guru yang bonafide, sangat mudah mengerti hati pelayannya. Seorang Guru juga menerima sekecil apa pun pelayanan yang dilakukan oleh para pelayannya. Beliau tidak pernah menilai pelayanan seseorang berdasarkan ukuran materi yang dipersembahkan. Beliau menghargai setiap pelayanan, seperti yang pernah diceritakan oleh Anuradha Dasi sebagai berikut:

“Semua kebersamaan dengan Guru Maharaja (GM) sangat berkesan. Pada waktu saya ngiring beliau ke lombok, saya tahu GM sangat suka dengan jus Guava (jambu biji). Penyembah yang lain tidak tahu itu. Pada saat itu GM akan persad. Dan waktu itu saya dengan Dvibhuja berusaha untuk mencari buah Guava. Pertama kali Dvibhuja datang membawa buah guava yang kecil, layu, kuning. Saya bilang, ‘Prb. Kok kecil-kecil mana bisa dipake untuk buat jus, harus cari yang segar dan besar. Ayo cari lagi, GM sudah akan persad.’ Kemudian Dvibhuja mencari lagi sendirian keliling dan kita komunikasi melalui HandPhone. Dan akhirnya didapatkan buah guava yang besar-besar dan segar.

Beliau (Sripada Maharaj) pada waktu itu, tidak tinggal di rumah penyembah, tapi di rumah seorang dokter kandungan. Sehingga persiapan tidak begitu maksimal. Guavanya kita parut, kita saring dengan kain. Dan pada waktu persad (menyantap), GM bertanya, ‘Siapa yang membuat jus ini?’ kita terkejut dan saling bertatapan saya dan Dvibhuja. Ternyata Maharaja tahu apa yang kita lakukan.

Kemudian Dvibhuja berkata, ‘Mbok ndak sia-sia yang kita lakukan, Beliau tahu Jusnya sangat enak karena biasanya beliau disuguhkan jus yang sudah jadi, tidak fresh. Waktu itu kita banyakin airnya dan disaring dengan kain dan dengan sabar menunggu perasan demi perasan, kemudian ditambah gula batu, pandan yang sudah direbus. Sehingga kita bertekad kita tes rasanya nanti setelah beliau persad. Mungkin yang kita lakukan tidak seberapa, melakukan sesuatu yang kecil tapi saat GM melihat, dan tahu dan respon beliau begitu exciting. GM sangat menghargai sesuatu yang kecil, kita jadi tambah semangat. Banyak persad yang beliau nikmati, tapi beliau hanya mengangkat jus itu. Itu merupakan kenangan yang sangat saya ingat dan tak terlupakan.”

Saya sendiri tidak begitu ingat kejadian di atas. Namun saya berterima kasih kepada Mataji Anuradha karena telah memberikan kesempatan untuk ikut bersamanya melayani GM. (DBD)

interviewed by Bhaktin Diah

Edited by www.sripadanectar.com

Popularity: 6% [?]

Leave a Reply